Skip to main content
05 November 2025

Nikon ZF Firmware Update : Hadirkan Mode Film Grain

Nikon ZF Firmware Update : Hadirkan Mode Film Grain

November 2025, Saya berkesempatan mengikuti workshop creative lighting yang diselenggarakan oleh JPC Kemang bekerja sama dengan Fujifilm Indonesia. Workshop ini menghadirkan fotografer portrait profesional Niky Tanjung sebagai mentor.

Nikon ZF update

Nikon baru saja meluncurkan major upgrade pada kamera nikon ZF dan kesempatan ini menjadi momen ideal untuk mencoba langsung pembaruan Nikon Zf Firmware 3.00, yang membawa sejumlah peningkatan menarik, termasuk fitur baru Film Grain Mode yang menjadi sorotan utama dalam pengalaman kali ini. Bang Niky Tanjung ini 

Niky Tanjung: Profesional di Dunia Portrait Photography

Niky Tanjung adalah seorang fotografer portrait profesional yang telah lama berkecimpung di dunia fotografi portrait dan fashion photography. Dengan pengalaman yang luas, Niky telah menjadi pengajar di berbagai workshop fotografi berbagi pengetahuan mendalam tentang teknik pencahayaan dan ekspresi dalam fotografi portrait.Gaya pemotretannya dikenal memiliki karakter kuat yang memadukan kontrol cahaya yang presisi, komposisi yang rapi, dan kemampuan menangkap emosi alami subjek.

Dalam sesi workshop kali ini, Niky menekankan bahwa memahami arah cahaya, tekstur, dan tone warna merupakan kunci dalam menciptakan portrait yang bercerita.

Dari pengalamannya, setiap pencahayaan memiliki “bahasa visual” tersendiri yang mampu membangun atmosfer dan emosi pada hasil akhir foto.

Motion blur photo

Mode grain : On

Nikon ZF without grains

Mode grain : Off

portrait tanpa grain

Mode grain : Off

Pada workshop ini Niky Tanjung mempercayakan modelnya kepada model WNA asal Rusia bernama Elizabeth atau biasa dipanggil Lizeetttt

Model Lizeetttt dengan nikon ZF

Mode grain : Off

Nikon ZF grain

Mode grain : On

Eksperimen Creative Lighting dengan Proyektor dan Continues Light

Sesi pemotretan kali ini mengusung konsep creative lighting yang cukup unik — menggunakan proyektor sebagai latar belakang visual.  Background yang diproyeksikan ini diambil dari hasil preshoot sebelumnya, lalu ditembakkan ke dinding untuk menciptakan dimensi visual yang menarik. 

Nikon ZF update V 3.00

Mode grain : On

Nikon ZF portrait

Mode grain : Off

model lizeettt berpose

Mode grain : Off

Fitur Baru: Film Grain Mode di Nikon Zf Firmware 3.00

Salah satu fitur yang paling menarik dari pembaruan ini adalah Film Grain Mode, yang memungkinkan fotografer menciptakan nuansa analog look langsung dari kamera.
Nikon memberikan kontrol yang cukup detail melalui dua parameter utama: Film Grain Intensity dan Grain Type.
Dengan kombinasi ini, fotografer bisa menyesuaikan tampilan grain sesuai mood dan karakter foto yang diinginkan.

Model sitting on the table

Mode grain : On

Model shoot with nikon ZF

Mode grain : On

Integrasi Film Grain dengan Teknik Creative Lighting

Yang menarik, efek Film Grain Mode justru semakin memperkaya hasil foto ketika dikombinasikan dengan setup lighting seperti proyektor dan snoot.Grain berinteraksi secara alami dengan bayangan kontras maupun pantulan cahaya proyektor, menciptakan tekstur yang lebih dalam dan tone yang lebih sinematik.Dengan sedikit penyesuaian pada exposure compensation, hasilnya tampak organik bukan seperti noise digital, tapi benar-benar menyerupai butiran film analog.Dengan kombinasi ini, fotografer bisa menyesuaikan tampilan grain sesuai mood dan karakter foto yang diinginkan.

Nikon ZF update

Mode grain : On

Nostalgia Film di Era Mirrorless Modern

Pembaruan Nikon Zf Firmware V3.00 membawa nafas baru dalam eksplorasi fotografi digital.
Melalui Film Grain Mode, Nikon menghadirkan keseimbangan antara nostalgia analog dan teknologi modern.
Dipadukan dengan teknik creative lighting, hasil foto yang dihasilkan bukan hanya teknis, tetapi juga memiliki kedalaman rasa dan karakter.

Bagi fotografer yang ingin menghadirkan mood emosional atau nuansa klasik dalam setiap potret, fitur ini adalah alat kreatif yang layak dieksplorasi.
Teknologi mungkin terus berkembang, namun lewat fitur seperti ini, Nikon mengingatkan kita bahwa esensi fotografi tetap ada pada rasa, cahaya, dan cerita di balik setiap frame.